Cara Mahasiswi Cantik Ini Memulai Bisnis Pisang Goreng Pontianak

header niko 728 x 90

Jual Pisang Krispi Pontianak di Jakarta

Bagi Ika, pisang itu adalah buah kesukaan, apalagi kalau sudah diolah menjadi berbagai macam olahan. Dan goreng pisang Pontianak sudah sangat terkenal di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu rahasianya ternyata adalah bahan pisang Pontianak yang memang sudah terasa manis dan enak bahkan sebelum diolah. Walaupun sama-sama berjenis pisang kepok, tetapi memang pisang Kepok Pontianak terasa lebih manis dan gurih pada saat digoreng.

Sebagai penyuka pisang, hampir setiap hari Ika membeli pisang goreng. Bukan hanya dari satu tempat, tetapi dari berbagai tempat berbeda. Ika menjelajahi rasa pisang goreng ini dari satu penjual kepada penjual lainnya. Ika, yang mempunyai nama panjang Sawalia Cakra Kartika, hampir menjelajahi semua sudut kota Pontianak hanya untuk merasakan dan membeli pisang goreng dari penjual pisang yang berbeda.

Melihat aktivitas Ika yang begitu getol mengenai perpisangan ini, akhirnya salah seorang temannya mengusulkan agar ia membuka sendiri usaha pisang goreng agar bisa puas dengan rasa yang ada. Pikir Ika, “betul juga, selama ini belum ada pisang goreng yang memberinya rasa puas dari berbagai sisi. Pasti ada saja kekurangannya”.

Maka mulailah Ika mengeksplorasi berbagai rasa pisang goreng dan mencoba berbagai variasinya. Hampir selama sebulan ia berkutat dengan percobaan rasa tersebut. Mulai dari bentuknya, rasanya, topingnya, hingga akhirnya ketemu rasa yang paling pas dengan tingkat kemanisan dan ketebalan tepung terigu yang menurutnya paling sesuai.
Hasil pisang goreng olahannya itu dia minta teman-temannya untuk mencoba.

Mereka ternyata menyukai dan mendukung Ika untuk segera menjualnya. Akhirnya, dengan keberanian yang penuh, Ika membuka lapaknya di depan gedung Inkubasi Bisnis Universitas Tanjung Pura yang kebetulan menyediakan tempat bagi mahasiswa yang ingin membangun usaha.

Ika membuat pisang gorengnya berbeda dibandingkan dengan pisang goreng Pontianak pada umumnya. Jika pisang goreng Pontianak biasanya berbentuk kipas melebar, Ika membentuk pisang gorengnya kecil-kecil berbentuk stik. Bentuk seperti ini sesuai dengan pengalamannya kesulitan memakan pisang jika berbentuk kipas besar yang utuh. Di samping terlalu besar karenanya sulit untuk dimakan, juga terigu yang gurih sering berserakan membuat kotor baju ataupun meja.

Ika membagi produknya menjadi dua porsi; porsi kecil untuk ukuran kecil, dan porsi besar dengan jumlah yang lebih banyak. Saran dari teman-temannya, ada dua kondisi saat orang memakan pisang; makan banyak ataupun hanya sekadar mencicipi rasanya. Dengan demikian, pembeli bisa memilih apakah ingin membeli dalam porsi yang besar maupun porsi kecil.

Modalnya dari mana? Dari hasil mengumpulkan uang jajan. Gerobak dibelinya secara mencicil hasil pinjaman dari koperasi mahasiswa. Setiap bulannya, Ika bisa menutup berbagai cicilan dan juga membayar satu orang untuk menjaga gerobaknya.

Program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) memberikan tambahan modal yang ia pergunakan untuk membeli bangku dan meja serta memperbaiki tempat usaha. Sekarang, konsumennya yang terutama mahasiswa bisa menikmati pisang gorengnya sambil ngobrol dengan kawan-kawannya di bangku-bangku yang sudah disediakan.

Ke depannya, Ika ingin ada fasilitas WIFI sehingga semakin banyak mahasiswa yang berkunjung ke warungnya. Konsepnya tidak lagi sekadar berjualan pisang goreng, tetapi juga menjadi kedai semacam kafe yang serba pisang. Aneka macam olahan pisang akan dijual di situ di mana para penyuka pisang bisa saling berkumpul dan menikmati bersama.

Hobi yang baik adalah hobi yang bisa menghasilkan. Pekerjaan paling nikmat di dunia ini adalah menjalankan hobi yang dibayar. Ika mempunyai hobi makan pisang. Untuk menyalurkan hobinya, alih-alih membeli pisang goreng setiap hari dari berbagai penjual, lebih produktif baginya membuat usaha goreng pisang sendiri. Di samping memuaskan hobinya juga mendapatkan hasil dari usahanya.

Yang dibutuhkan pada akhirnya adalah kreativitas dan keberanian. Banyak peluang bisnis di sekitar kita, tetapi tidak banyak yang menjadikannya sebagai usaha. Ika membuktikan langkah awalnya sudah mengalami kemajuan pesat.

Pisang Goreng Cakrawala Krispi yang dibuatnya sekarang ini menjadi salah satu pisang goreng yang paling digemari khususnya oleh kalangan civitas akademika di sekitar Universitas Tanjung Pura. Tinggal ke depan, bagaimana memompa keberanian dan persiapan lebih besar agar usahanya bisa berkembang lebih jauh tidak hanya dalam lingkup universitas, tetapi juga bisa dinikmati masyarakat secara luas.

Bisnis di kampus sekarang ini biarlah menjadi semacam latihan untuk pengembangan usaha secara lebih besar. Karena pada dasarnya, jika dibuka usaha pisang goreng ini di luar kampus, tentu akan memberikan peluang lebih besar. Di samping pasarnya lebih besar, daya beli masyarakat di luar kampus juga lebih besar.

Bagi Fobisers yang mau mengajak kerjasama Ika dalam mengembangkan bisnisnya atau mau pesan pisang krispi Pontianak “Cakrawala Krispi” buatannya, dapat hubungi Ika di 08994440760

[Tulisan Akbar Zainudin : Motivator Man Jadda Wajada | Hub 0856.9703.5117]

Rekening Donasi Anak Yatim

kantor 2 300 x 250 lelah di kantor ??? 300 widget kanan

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


BANNER FREE MEMBER
Tips Bisnis Online & Internet Marketing GRATIS via PIN:2AEDE6B7 & WA:089602822094Join FREEmember